Meningkatkan Kualitas Analisis Laporan Keuangan
Kesekretariatan - 9/17/2014 4:24:19 PM
Mengetahui dasar-dasar akuntansi dalam rangka menganalisis laporan keuangan sangat berguna dalam penyelesaian pekerjaan. Diharapkan output workshop tersebut sejalan dengan keinginan pimpinan DJA
 

 
Nota Keuangan dan RAPBN 2015
Kesekretariatan
Tahun 2015 merupakan tahun awal pelaksanaan RPJMN ketiga (2015-2019). Berlandaskan pada pelaksanaan, pencapaian, dan keberlanjutan RPJMN kedua (2009-2014), RPJMN ketiga tersebut difokuskan untuk lebih memantapkan pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang dengan menekankan pencapaian daya saing kompetitif perekonomian berlandaskan keunggulan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berkualitas serta kemampuan ilmu dan teknologi yang terus meningkat. Dengan berbasis tujuan tersebut, serta dengan memperhatikan tantangan yang mungkin dihadapi, baik domestik maupun global, maka disusun perencanaan pembangunan tahunan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP.
 

 

 
 
 
Manfaat Standar Kompetensi Jabatan
Kesekretariatan
Printable View

Untuk mensosialisasikan Standar Kompetensi Jabatan di lingkungan Ditjen Anggaran kepada seluruh pejabat/pegawai Ditjen Anggaran, website ini akan menayangkan artikel tentang Standar Kompetensi Jabatan di lingkungan Ditjen Anggaran. Berikut adalah artikel kedua dari empat artikel.

Setelah mengetahui tentang pengertian standar kompetensi jabatan, saatnya untuk mengetahui manfaat dari standar kompetensi jabatan. Sehingga kita akan lebih yakin tentang pentingnya standar kompetensi jabatan bagi pegawai maupun bagi organisasi Ditjen Anggaran.

Ada beberapa manfaat dari penyusunan kompetensi bagi pegawai maupun organisasi. Bagi pegawai manfaat tersebut adalah :
  • Kejelasan relevansi pembelajaran sebelumnya, kemampuan untuk mentransfer keterampilan, nilai, dari kualifikasi yang diakui, dan potensi pengembangan karir
  • Adanya kesempatan bagi karyawan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi
  • Penempatan sasaran sebagai sarana pengembangan karier
  • Kompetensi yang ada sekarang dan manfaatnya akan dapat memberikan nilai tambah pada pembelajaran dan pertumbuhan
  • Pilihan perubahan karir yang lebih jelas . Untuk berubah pada jabatan baru, seseorang dapat membandingkan kompetensi mereka sekarang dengan kompetensi yang diperlukan untuk jabatan baru. Kompetensi baru yang dibutuhkan mungkin hanya berbeda 10% dari yang telah dimiliki
  • Penilaian kinerja yang lebih obyektif dan umpan balik berbasis standar kompetensi yang ditentukan dengan jelas
  • Meningkatnya ketrampilan dan marketability sebagai karyawan
Sedangkan bagi organisasi manfaat penyusunan standar kompetensi adalah :
  • Pemetaan yang akurat mengenai kompetensi angkatan kerja yang ada yang dibutuhkan
  • Meningkatnya efektifitas rekrutmen dengan cara menyesuaikan kompetensi yang diperlukan dalam pekerjaan dengan yang dimiliki pelamar
  • Pendidikan dan Pelatihan difokuskan pada kesenjangan ketrampilan dan persyaratan ketrampilan dan persyaratan ketrampilan perusahaan yang lebih khusus
  • Akses pada Pendidikan dan Pelatihan yang lebih efektif dari segi biaya berbasis kebutuhan organisasi dan identifikasi penyedia Pendidikan dan Pelatihan internal dan eksternal berbasis kompetensi yang diketahui
  • Pengambil keputusan dalam organisasi akan lebih percaya diri karena karyawan telah memiliki ketrampilan yang akan diperoleh dalam Pendidikan dan Pelatihan
  • Penilaian pada pembelajaran sebelumnya dan penilaian hasil Pendidikan dan Pelatihan akan lebih reliable dan konsisten
  • Mempermudah terjadinya perubahan melalui identifikasi kompetensi yang diperlukan untuk mengelola perubahan. (Imro)


 
 
                   
Copyright 2005 Direktorat Jenderal Anggaran
Jalan Dr. Wahidin No. 1 Gedung Sutikno Slamet Lantai 4 Jakarta Pusat 10710
users online
Website ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Pusat Informasi dan Teknologi Keuangan untuk Direktorat Jenderal Anggaran












// -->